Dalam sistem akuntansi perusahaan dagang maupun jasa skala menengah hingga besar, pencatatan transaksi piutang di Buku Besar Utama (General Ledger) hanya menyajikan nilai piutang secara akumulatif melalui akun Piutang Dagang (Accounts Receivable). Untuk mengetahui secara pasti kepada siapa saja tagihan tersebut berada dan berapa besarnya saldo tagihan untuk masing-masing pelanggan, perusahaan membutuhkan buku pencatatan tambahan yang dinamakan Buku Besar Pembantu Piutang (Accounts Receivable Subsidiary Ledger).
Winarto's Website
Informatif, Akurat dan Mencerdaskan
Real Time
Kamis, 13 Agustus 2026
Selasa, 11 Agustus 2026
Memahami Kas Kecil
Kas kecil (petty cash) adalah sejumlah uang tunai yang disediakan perusahaan untuk membiayai pengeluaran-pengeluaran rutin yang jumlahnya relatif kecil dan tidak praktis apabila dibayar menggunakan cek/transfer bank.
Contoh pengeluaran yang dibiayai kas kecil:
- Pembelian alat tulis kantor
- Biaya fotokopi dan materai
- Biaya konsumsi rapat kecil
- Biaya transportasi/parkir/tol
- Biaya kirim surat/paket
- Sumbangan atau kebutuhan mendadak kantor
Jumat, 07 Agustus 2026
Buku Besar Pembantu Utang
Buku besar pembantu utang (Accounts Payable Subsidiary Ledger) adalah catatan akuntansi yang berisi rincian mutasi dan saldo utang perusahaan kepada masing-masing kreditur/pemasok secara individual.
Buku besar pembantu ini merupakan penjabaran lebih rinci dari akun "Utang Dagang" (Utang Usaha) yang ada di buku besar umum (general ledger). Akun Utang Dagang di buku besar umum disebut sebagai akun kontrol (controlling account), karena saldonya harus selalu sama dengan total keseluruhan saldo semua kartu/buku besar pembantu utang.
Selasa, 16 Juni 2026
Merancang Perencanaan Pembelajaran di SMK
Kurikulum SMK adalah seperangkat rencana dan pengaturan mengenai tujuan, isi, dan bahan pelajaran serta cara yang digunakan sebagai pedoman penyelenggaraan kegiatan pembelajaran untuk mencapai kompetensi kejuruan tertentu. Dapat diartikan juga bahwa Kurikulum SMK merupakan "Sebuah peta jalan (roadmap) yang dirancang untuk menjembatani siswa yang awalnya tidak tahu apa-apa (atau hanya memiliki minat dasar), menjadi individu yang kompeten, berkarakter, dan memiliki daya saing tinggi untuk mengisi kebutuhan dunia kerja saat ini, maupun beradaptasi dengan pekerjaan di masa depan.
Minggu, 14 Juni 2026
Membangun Karakter dan Budaya di Sekolah
Pembentukan karakter dan budaya di sekolah adalah dua proses yang saling berkaitan erat dan tidak dapat dipisahkan. Jika sekolah hanya berfokus pada transfer ilmu pengetahuan (transfer of knowledge), maka sekolah tersebut gagal dalam menyiapkan manusia yang utuh. Sekolah juga harus berfungsi sebagai tempat transfer nilai (transfer of values). Berikut adalah penjelasan komprehensif mengenai bagaimana karakter dan budaya dibentuk di lingkungan sekolah:
1. Pembentukan Karakter di Sekolah
Karakter adalah nilai-nilai dasar yang berasal dari pandangan hidup, ideologi, agama, dan budaya yang kemudian diinternalisasi menjadi kepribadian seseorang. Di sekolah, pembentukan karakter tidak terjadi secara instan, melainkan melalui proses yang sistematis. Strategi pembentukannya meliputi:
Langganan:
Postingan (Atom)
Psikologi
Tantangan Bisnis di Era Modern
Oleh: Winarto Bisnis adalah suatu kegiatan yang dilakukan individu atau sekelompok orang untuk menghasilkan keuntungan dengan cara menyedi...