Real Time

Welcome to my personal website:"pojokilmu.net". Informasi Akurat Seputar Pendidikan, Pembelajaran dan Akuntansi....!!!!
Tampilkan postingan dengan label Kurikulum & Pembelajaran. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kurikulum & Pembelajaran. Tampilkan semua postingan

Selasa, 16 Juni 2026

Merancang Perencanaan Pembelajaran di SMK

Oleh: Winarto
Kurikulum SMK adalah seperangkat rencana dan pengaturan mengenai tujuan, isi, dan bahan pelajaran serta cara yang digunakan sebagai pedoman penyelenggaraan kegiatan pembelajaran untuk mencapai kompetensi kejuruan tertentu. Dapat diartikan juga bahwa Kurikulum SMK  merupakan "Sebuah peta jalan (roadmap) yang dirancang untuk menjembatani siswa yang awalnya tidak tahu apa-apa (atau hanya memiliki minat dasar), menjadi individu yang kompeten, berkarakter, dan memiliki daya saing tinggi untuk mengisi kebutuhan dunia kerja saat ini, maupun beradaptasi dengan pekerjaan di masa depan. 

Jumat, 12 Juni 2026

TPPK vs BSAN

Oleh: Winarto
Meskipun keduanya sama-sama berfokus pada penciptaan lingkungan sekolah yang aman bagi murid, TPPK (Tim Pencegahan dan Penanganan Kekerasan) dan BSAN (Budaya Sekolah Aman dan Nyaman) memiliki perbedaan mendasar dari segi regulasi, pendekatan, dan struktur kerjanya. Seiring diterbitkannya aturan terbaru melalui Permendikdasmen Nomor 6 Tahun 2026, kebijakan penanganan kekerasan di sekolah mengalami transisi besar di mana peran TPPK kini ditiadakan dan dilebur ke dalam ekosistem BSAN.
Berikut adalah tabel perbandingan untuk memudahkan Anda melihat perbedaan fundamentalnya:

Senin, 08 Juni 2026

Menyusun Tujuan Pembelajaran (TP)

Oleh: Winarto
Menyusun Tujuan Pembelajaran (TP) pada jenjang SMK (Sekolah Menengah Kejuruan) dalam Kurikulum Merdeka memiliki keunikan tersendiri. Selain mengacu pada kompetensi akademis, penyusunan TP di SMK harus selaras dengan kebutuhan dunia kerja (Dunia Usaha dan Dunia Industri/DUDI).
Secara umum, proses menyusun TP di SMK dapat dilakukan melalui 4 tahapan utama berikut:
1. Memahami Capaian Pembelajaran (CP)
Langkah awal adalah mencermati dokumen Capaian Pembelajaran (CP) yang telah ditetapkan oleh pemerintah untuk program keahlian atau mata pelajaran yang Anda ampu.

Jumat, 01 Mei 2026

Penyusunan Kurikulum SMK

Oleh: Winarto
Penyusunan Kurikulum SMK adalah proses mendesain jembatan antara dunia pendidikan dengan Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI). Secara definisi, Kurikulum SMK (Sekolah Menengah Kejuruan) adalah seperangkat rencana dan pengaturan mengenai tujuan, isi, dan bahan pelajaran serta cara yang digunakan sebagai pedoman penyelenggaraan kegiatan pembelajaran untuk mencapai tujuan pendidikan kejuruan tertentu. Kurikulum SMK menekankan pada penguasaan keahlian praktis yang relevan dengan kebutuhan industri. Kurikulum SMK memiliki lima komponen inti: tujuan, materi, strategi pembelajaran, organisasi, dan evaluasi.

Selasa, 05 Agustus 2025

TKA SMA/SMK : Bahasa Inggris

Oleh: Admin
Tes Kemampuan Akademik (TKA) dilatarbelakangi oleh kebutuhan adanya pelaporan capaian akademik individu murid dari penilaian yang terstandar. TKA tidak hanya dirancang sebagai instrumen untuk mengukur capaian akademik, tetapi juga sebagai bagian dari upaya pengendalian dan penjaminan mutu pendidikan. TKA Bahasa Inggris mengukur keterampilan membaca beragam jenis teks berbahasa Inggris dalam berbagai situasi komunikasi sehari- hari, vokasional, dan akademik.

Muatan
Muatan TKA Bahasa Inggris merupakan irisan jenis teks, konteks komunikasi, topik, dan kompleksitas teks pada Kurikulum 2013 dan Kurikulum Merdeka. Terkait jenis teks, TKA menggunakan teks descriptive, recount, narrative, procedure, dan analytical exposition. Terkait konteks komunikasi, 

Senin, 04 Agustus 2025

TKA SMA/SMK : Matematika

TKA Matematika mengukur kemampuan murid dalam memahami fakta, konsep, prinsip, dan prosedur matematika, serta kemampuan mereka dalam menerapkan pengetahuan matematika untuk menyelesaikan masalah (problem solving).
Muatan
Muatan TKA Matematika merujuk pada elemen kurikulum atau materi matematika yang dipelajari murid yang ada pada Kurikulum 2013 dan Kurikulum Merdeka.

TKA SMA/SMK : Bahasa Indonesia

Oleh; Admin
TKA jenjang SMA/MA/sederajat dan SMK/MAK mencakup mata uji wajib dan mata uji pilihan. Peserta TKA mengerjakan semua mata uji wajib, yaitu Bahasa Indonesia, Matematika, dan Bahasa Inggris, serta dua mata uji pilihan yang sesuai dengan program studi tujuan di perguruan tinggi atau pilihan karir murid. 
TKA Bahasa Indonesia difokuskan pada salah satu keterampilan berbahasa, yakni membaca. Membaca dipilih sebagai fokus karena merupakan keterampilan yang menjadi fondasi untuk terus belajar dan bekerja pada era teknologi yang berubah dan berkembang sangat cepat.

Kamis, 19 Juni 2025

Kriteria Ketuntasan Tujuan Pembelajaran (KKTP)

Oleh : Winarto
Kriteria Ketuntasan Tujuan Pembelajaran (KKTP) pada mata pelajaran SMK adalah standar atau tolok ukur yang digunakan untuk menilai sejauh mana peserta didik telah mencapai tujuan pembelajaran yang telah ditetapkan. KKTP berfungsi untuk merefleksikan proses belajar peserta didik dan mendiagnosis tingkat penguasaan kompetensi yang diharapkan.
Pengertian KKTP
KKTP adalah deskripsi konkret mengenai keterampilan dan kompetensi yang harus dikuasai siswa sebagai bukti bahwa mereka telah mencapai tujuan pembelajaran. KKTP bukan sekadar angka minimal, melainkan berupa indikator yang menggambarkan kemampuan yang harus ditunjukkan siswa dalam aspek pengetahuan, keterampilan, dan sikap sesuai dengan karakteristik tujuan pembelajaran SMK. Fungsi KKTP

Instrumen Assesmen

Oleh : Winarto
Asesmen pembelajaran adalah proses sistematis untuk mengumpulkan dan mengolah informasi dari proses dan hasil pembelajaran guna mengetahui sejauh mana ketercapaian peserta didik terhadap tujuan atau kompetensi yang telah ditetapkan. Asesmen ini berfungsi sebagai dasar untuk memberikan umpan balik yang membantu guru dan siswa dalam memperbaiki dan meningkatkan proses pembelajaran serta sebagai bahan evaluasi untuk pengambilan keputusan terkait kemajuan belajar siswa.
Secara lebih rinci, asesmen pembelajaran bertujuan untuk:

Senin, 09 Juni 2025

Esensi & Dimensi Deep Learning

Oleh : Winarto
Pembelajaran Mendalam (deep Learning) merupakan pendekatan yang memuliakan dengan menekankan pada penciptaan suasana belajar dan proses pembelajaran berkesadaran, bermakna, dan menggembirakan melalui olah pikir, olah hati, olah rasa, dan olah raga secara holistik dan terpadu.
Berkesadaran artinya Pengalaman belajar peserta didik yang diperoleh ketika mereka memiliki kesadaran untuk menjadi pembelajar yang aktif dan mampu meregulasi diri. Peserta didik memahami tujuan pembelajaran, termotivasi secara intrinsik untuk belajar, serta aktif mengembangkan strategi belajar untuk mencapai tujuan.

P5: Aspek Kebekerjaan

Oleh : Winarto
Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) merupakan salah satu program kokurikuler yang diselenggarakan di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Tujuan dari program dan kegiatan ini adalah untuk membentuk karakter siswa agar siap menghadapi tantangan jaman yang semakin kompetitif. Salah satu tempa P5 yang wajib dilaksanakan dalam setiap tingkat adalah tema kebekerjaan. Tema ini merupakan salah satu upaya yang bertujuan menyiapkan peserta didik agar memahami dunia kerja, mengembangkan karakter, serta menumbuhkan keterampilan yang relevan dengan kebutuhan industri dan masyarakat.

Selasa, 11 Juni 2024

Konsep Link and Match 8 + i

Oleh: Admin
Konsep Link and Match 8+i SMK dalam industri merupakan sebuah strategi yang dicanangkan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) untuk meningkatkan relevansi pendidikan vokasi dengan kebutuhan dunia kerja. Konsep ini terdiri dari 8 poin utama dan 1 poin tambahan.
Delapan Poin Utama tersebut diantaranya sebagai berikut:
  1. Kurikulum disusun bersama: Kurikulum SMK disusun bersama dengan industri untuk memastikan bahwa materi pelajaran yang diajarkan sesuai dengan kebutuhan dunia kerja terkini.

Jumat, 07 Juni 2024

Pengorganisasian Pembelajaran

Oleh: Admin
Pengorganisasian pembelajaran dalam Kurikulum Merdeka merupakan cara satuan pendidikan mengatur muatan kurikulum dalam satu rentang waktu. Hal ini mencakup pengaturan beban belajar, muatan mata pelajaran dan area belajar, pengaturan waktu belajar, serta proses pembelajaran.
Tujuan Pengorganisasian Pembelajaran:
  1. Mewujudkan capaian pembelajaran lulusan sesuai Profil Pelajar Pancasila
  2. Mengembangkan kompetensi dan karakter peserta didik secara holistik
  3. Memfasilitasi peserta didik untuk belajar sesuai minat, bakat, dan tahap perkembangannya
  4. Meningkatkan efektivitas dan efisiensi pembelajaran

Selasa, 04 Juni 2024

Penyusunan Kurikulum Sekolah

Oleh: Winarto
Bagaimana kurikulum satuan pendidikan (KSP) disusun? Kurikulum satuan pendidikan dikembangkan dan dikelola dengan mengacu kepada struktur kurikulum dan standar yang ditetapkan oleh Pemerintah dan menyelaraskannya dengan karakteristik dan kebutuhan peserta didik, satuan pendidikan, dan daerah. Dalam menyusun kurikulum, satuan pendidikan diberikan wewenang untuk menentukan format dan sistematika penyusunannya. Prinsip Penyusunan Kurikulum Satuan Pendidikan:
  1. Berpusat pada peserta didik: Pembelajaran harus memenuhi keragaman potensi, kebutuhan perkembangan dan tahapan belajar, serta kepentingan peserta didik.

Rabu, 29 Mei 2024

Pengelolaan Kelas yang Efektif

Oleh: Winarto

Pengelolaan kelas yang efektif merupakan aspek krusial dalam menciptakan proses belajar mengajar yang optimal. Hal ini melibatkan berbagai strategi dan pendekatan untuk menciptakan lingkungan belajar yang kondusif, aman, dan terstruktur, sehingga memungkinkan siswa untuk fokus, terlibat, dan berkembang secara maksimal. Manajemen kelas yang efektif merupakan kunci dalam menciptakan lingkungan belajar yang kondusif dan produktif bagi siswa. Hal ini memungkinkan siswa untuk fokus pada pembelajaran, merasa aman dan dihargai, serta berkembang secara optimal Berikut beberapa konsep dasar dalam pengelolaan kelas yang efektif:

1. Membangun Hubungan Positif dengan Siswa

Sabtu, 20 April 2024

Penilaian Sumatif & Penilaian Formatif

Oleh: Winarto
Penilaian sumatif dan formatif adalah dua jenis penilaian yang umum digunakan dalam dunia pendidikan. Meskipun memiliki tujuan yang sama untuk mengukur kemampuan peserta didik, kedua jenis penilaian ini memiliki beberapa perbedaan mendasar, yaitu:

Tujuan Penilaian:

Penilaian Sumatif: Digunakan untuk mengukur pencapaian hasil belajar peserta didik pada akhir suatu periode pembelajaran, seperti pada akhir semester atau tahun ajaran. Hasil penilaian sumatif umumnya digunakan untuk menentukan nilai akhir, melakukan klasifikasi, atau promosi peserta didik.

Penilaian Autentik

Oleh: Winarto
Penilaian autentik (authentic assessment) adalah pengukuran yang bermakna secara signifikan atas hasil belajar peserta didik untuk ranah sikap (afektif), keterampilan (psikomotorik) dan pengetahuan (kognitif). Secara sederhana Penilaian autentik adalah metode penilaian yang berfokus pada pengukuran kemampuan peserta didik dalam menerapkan pengetahuan dan keterampilannya dalam situasi yang nyata dan relevan dengan kehidupan sehari-hari.

Karakteristik Penilaian Autentik:

Kamis, 14 Maret 2024

Implementasi P5 SMK

Oleh: Winarto

Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) merupakan sebuah program yang dirancang untuk menguatkan karakter dan nilai-nilai Pancasila pada siswa SMK. Program ini diimplementasikan melalui berbagai kegiatan yang bersifat kontekstual dan aplikatif, sehingga siswa dapat belajar dan mempraktikkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Berikut adalah beberapa contoh implementasi Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila di SMK:

1. Beriman, Bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, dan Berakhlak Mulia

Kegiatan:

Minggu, 10 Maret 2024

Pembelajaran Yang Membosankan

Oleh: Winarto

Pembelajaran adalah proses interaksi antara peserta didik dan lingkungannya yang menghasilkan perubahan perilaku yang relatif permanen. Perubahan ini dapat berupa pengetahuan, keterampilan, sikap, dan nilai. Dalam proses tersebut guru memiliki peran dan fungsi yang pokok terutama dalam menumbuhkembangkan potensi peserta didik. Dalam praktek yang terjadi dewasa ini tidak sedikit permasalahan yang muncul dalam proses pembelajaran, yakni proses pembelajaran yang MEMBOSANKAN. Pembelajaran yang membosankan adalah proses belajar yang tidak menarik, tidak menantang, dan tidak memicu rasa ingin tahu pada siswa. Hal ini dapat disebabkan oleh beberapa faktor, seperti:

Kamis, 07 Maret 2024

Capaian Pembelajaran SMK

Capaian Pembelajaran (CP) merupakan kompetensi pembelajaran yang harus dicapai peserta didik pada setiap fase perkembangan untuk setiap mata pelajaran pada satuan pendidikan dasar dan pendidikan menengah. CP dirumuskan dalam bentuk narasi yang memuat sekumpulan kompetensi dan lingkup materi yang disusun secara komprehensif.

Tujuan CP:

  1. Menyediakan acuan bagi guru dalam mengembangkan pembelajaran yang berorientasi pada hasil.
  2. Membantu guru dalam menilai kemajuan belajar siswa secara komprehensif.
  3. Memberikan gambaran kepada siswa tentang apa yang diharapkan dari mereka pada setiap fase perkembangan.

Psikologi

Tantangan Bisnis di Era Modern

Oleh: Winarto Bisnis adalah suatu kegiatan yang dilakukan individu atau sekelompok orang untuk menghasilkan keuntungan dengan cara menyedi...