Real Time

Welcome to my personal website:"pojokilmu.net". Informasi Akurat Seputar Pendidikan, Pembelajaran dan Akuntansi....!!!!

Senin, 13 April 2020

Biaya Dibayar Dimuka

Oleh : Winarto
Tahukah kalian apa yang dimaksud dengan biaya dibayar di muka? Ya…biaya  dibayar dimuka merupakan pengeluaran-pengeluaran yang dilakukan oleh perusahaan atau organisasi bisnis untuk keperluan-keperluan di masa mendatang. Intinya perusahaan telah mengeluarkan kas, namun yang menjadi objek pengeluaran tersebut belum dilakukan oleh perusahaan. Di dalam akuntansi kita juga sering dibuat bingung dengan istilah biaya dan beban. Apakah kedua istilah tersebut memiliki kesamaan makna? Jawabnya jelas berbeda. Biaya istilahnya adalah cost sedangkan beban adalah expense.Biaya (cost) merupakan kas yang dikeluarkan untuk mendapatkan pendapatan atau manfaat dimasa yang akan datang dan dikapitalisasi ke neraca bagian aset jika biaya tersebut belum terjadi atau menghasilkan manfaat. Sedangkan Beban (expense) merupakan biaya yang sudah terjadi (expired cost) atau telah menghasilkan manfaat sehingga dicatat di laba rugi sebagai beban. 
Setelah memahami perbedaan tentang biaya dan beban, maka berikut ini diberikan beberapa contoh kasus biaya dibayar di muka, yang sering terjadi di dalam perusahaan. Biaya apa saja yang sering muncul?  Berikut ini beberpa contoh transaksi yang merupakan biaya dibayar di muka:

Sabtu, 11 April 2020

Mengenal Penghambat Kesuksesan

Oleh: Winarto.
Keberhasilan atau kesuksesan merupakan dambaan bagi setiap orang. Namun untuk menjadi sukses, tidak semudah membalikkan telapak tangan. Dalam keyataannya, untuk mencapai sebuah keberhasilan atau kesuksesan tidak dapat dicapai secara instant. Suatu keberhasilan membutuhkan sebuah perjuangan dan pengorbanan yang panjang. Perlu program dan planning yang matang sehingga setiap tindakan dan kegiatan yang akan kita lakukan menjadi sangat jelas dan terukur. Di lain sisi kita juga harus selalu mengembangkan sikap dan perilaku positif yang mampu mendukung pencapaian keberhasilan. Sebaliknya kita harus mampu menepis, menghindari dan menangkal berbagai perilaku, yang membuat masa depan kita hancuur,,,tanpa makna. Berikut ini terdapat beberpa sikap dan perilaku yang membuat masa depan kita suram bahkan berantakan.
#1. Suka Menunda Pekerjaan
Gemar menunda pekerjaan merupakan salah satu penyakit yang hampir dialami oleh sebagian besar manusia, dan hal ini merupakan salah satu pemicu utama penyebab dalam meraih keberhasilan. Bagaimana tidak, suatu kesukesan harus dirancang secara matang, terprogram melalui bebrbagai macam agenda dan kegiatan yang harus dilalui sesuai dengan batas waktu yang telah ditentukan. Ingat…waktu berjalan terus dan tidak akan pernah berjalan mundur. Sekali kita abai terhadap waktu, tentunya kita akan tergilas dengan waktu itu sendiri.  Lalu bagaimana solusi agar kita tidak terbiasa menunda pekerjaan? Ya…simple saja buat sauna yang nyaman sehingga pekerjaan yang ada dapat dilakukan dengan enjoy. Buat list pekerjaan yang harus diselasaikan, menurut skala prioritas. Dan yang terakhir segera action…okey??

Jumat, 10 April 2020

Pencatatan Dana Kas Kecil (Petty Cash)

Oleh: Winarto
Dana kas kecil (petty cash) merupakan dana yang disisihkan oleh perusahaan, untuk pengeluaran-pengeluaran perusahaan yang nominalnya kecil (tidak efektif bila dengan check). Bagaimana dengan system pencatatannya? Terdapat dua system pencatatan dana kas kecil, yakni system pencatatan dana tetap (imprest fund system) dan system pencatatan data tidak tetap (Fluctuation Fund System).
Sistem Dana Tetap (Imprest Fund System)
Kebanyakan dana kas kecil dibentuk atas dasar jumlah yang tetap, yang dinamakan sebagai sistem dana tetap (imprest fund system). Dengan menggunakan sistem ini, tidak ada ayat jurnal tambahan yang diperlukan atas akun kas kecil, kecuali manajemen organisasi memang bermaksud untuk mengubahnya (menambah atau mengurangi) jumlah kas kecil yang sudah dibentuk. Dengan metode imprest, dana kas kecil dalam jumlah yang relative tetap. Artinya sepanjang jumlah dana yang telah ditetapkan dianggap cukup untuk pengeluaran kas kecil dalam periode tertentu, jumlah dana kas kecil tidak dinaikkan atau diturunkan.

Kamis, 09 April 2020

Kas Kecil Perusahaan: Konsep Dasar

Oleh: Winarto.
Dana Kas Kecil (Petty Cash): sejumlah uang kas /uang tunai yg disediakan perusahaan untuk membayar pengeluaran-pengeluaran yg jumlahnya relatif kecil & tidak ekonomis bila dibayar dgn chek. Walaupun jumlah pengeluarnnya kecil, namun sangat sering terjadi, sehingga pada akhirnya juga akan menjadi besar. Oleh karena itu pengeluaran harus dikendalikan secara tepat. Dana kas kecil pertama kali dibentuk dengan cara mengestimasi terlebih dahulu jumlah kas yang dibutuhkan untuk melakukan pembayaran-pembayaran sepanjang interval periode tertentu, bisa mingguan atau bulanan. Setelah estimasi kebutuhan kas disetujui oleh pejabat yang berwenang (biasanya oleh manajer atau direktur keuangan), cek lalu akan dibuat dan dicairkan sebesar jumlah estimasi yang telah disetujui tadi. Ayat jurnal atas pembentukan dana kas kecil ini dibuat dengan cara mendebit akun kas kecil dan mengkredit akun kas (cash in bank).
Uang hasil pencairan cek tersebut lalu disimpan oleh seorang karyawan yang memang secara khusus ditunjuk dan diberi wewenang atas nama organisasi untuk membayarkan kas dari dana kas kecil tadi. Untuk tujuan pengendalian, organisasi biasanya akan membatasi jumlah maksimum tertentu dan jenis-jenis pembayaran yang boleh dilakukan atas dana kas kecil.

Dokumen Transaksi: Dasar Pencatatan Akuntansi

Oleh: Winarto.
Seperti telah diketahui bahwa objek dari akuntansi adalah transaksi bisnis dalam perusahaan atau organisasi. Transaksi bisnis adalah suatu kejadian ekonomi yang dapat mengakibatkan perubahan pada harta utang atau modal perusahaan. Lalu apa bukti adanya transaksi bisnis tersebut? Transaksi bisnis dibuktikan  dengan dokumen transaksi. Suatu transaksi baru dikatakan benar atau sah apabila didukung oleh bukti-bukti yang sah. Tanda bukti transaksi dipakai sebagai sumber pencatatan yang merupakan dokumen sumber dalam proses siklus akuntansi.
Trasnaksi yang terjadi dalam perusahaan biasanya dibedakan menjadi dua jenis, yakni transaksi Internal dan Transaksi Eksternal. Transaksi internal yaitu suatu transaksi keuangan yang terjadi di dalam perusahaan, seperti pemakaian perlengkapan, penyusutan aktiva tetap dan lain sebagainya. Bukti transaksi internal (dokumen transaksi internal) adalah bukti transaksi yang khusus dibuat oleh internal dan digunakan untuk internal perusahaan. Yang termasuk dokumen transaksi internal adalah sebagai berikut.

Psikologi

Tantangan Bisnis di Era Modern

Oleh: Winarto Bisnis adalah suatu kegiatan yang dilakukan individu atau sekelompok orang untuk menghasilkan keuntungan dengan cara menyedi...