Kebijakan piutang bagi perusahaan merupakan
salah satu strategi untuk meningkatkan omset penjulan. Mengapa demikian? Dengan
piutang konsumen atau pelanggan dapat menikmati jasa yang ditawarkan atau dapat
membawa barang tanpa harus membayar pada hari terjadinya transaksi. Namun demikian
perusahaan harus memperhatikan dan mempertimbangkan resiko yang mungkin terjadi
dengan adanya piutang. Apa resikonya? Tidak tertagihnya piutang.
Bagaimana piutang dicatat? Transaksi piutang
dagang dalam persamaan dasar akuntansi akan berpengaruh pada harta dan
pendapatan atau penjualan. Artinya ketika terjadinya penjualan kredit maka akun
piutang pada harta akan bertambah (debet), sebaliknya di sisi kredit akun
penjualan juga akan mengalami pertambahan, sebanding dengan pertambahan
piutang. Pencatatan piutang sangat dipengaruhi oleh sistem pencatatan yang
digunakan oleh perusahaan. Perhatikan tabel berikut:




