Real Time

Welcome to my personal website:"pojokilmu.net". Informasi Akurat Seputar Pendidikan, Pembelajaran dan Akuntansi....!!!!

Rabu, 03 Juni 2020

Mencatat Data Transaksi ke Dalam Jurnal

Oleh: Winarto
Jurnal  adalah  merupakan formulir  khusus  yang  dipakai untuk  mencatat  setiap  bukti transaksi  yang  terjadi  dalam perusahaan yang disusun secara kronologis (menurut urutan waktu) beserta penjelasan yang diperlukan. Jurnal disebut juga sebagai catatan pertama dalam transaksi, sehingga disebut sebagai book of original entry.
Jurnal memiliki fungsi-fungsi sebagai berikut :
1.  Fungsi  historis,  artinya  pencatatan  dilakukan  secara  kronologis  (urut) berdasarkan tanggal terjadinya transaksi. 
2.  Fungsi  mencatat,  artinya  semua  transaksi yang terjadi harus  dicatat  dalam  buku jurnal, jangan sampai ada yang tertinggal. 
3. Fungsi analisis, artinya pencatatan dalam jurnal merupakan hasil analisis dari transaksi berupa pendebitan dan pengkreditan akun-akun serta jumlahnya masing-masing.
4.  Fungsi instruktif, artinya catatan dalam jurnal merupakan perintah untuk mendebit dan mengkredit akun buku besar sesuai dengan catatan dalam jurnal.
5.  Fungsi  informatif,  artinya  catatan  dalam  jurnal  memberikan  penjelasan mengenai transaksi yang terjadi.

Akun/Perkiraan/Rekening (Account)
Sebelum  melakukan  pencatatan  transaksi  ke  dalam  jurnal,  sebaiknya kita mengenal dan memahami apa yang disebut dengan akun. Akun (account) adalah  suatu  daftar  untuk  mencatat  transaksi  keuangan  yang mengakibatkan perubahan pada aktiva, kewajiban ekuitas, pendapatan dan beban. Akun dalam perusahaan dikelompokkan dalam dua jenis, yaitu akun riel (real account) dana kun nominal (nominal account). Akun rieal adalah akun-akun yang terdapat dalam neraca, sedangkan Akun Nominal adalah akun-akun yang terdapat dalam laporan laba rugi.
Untuk  mempermudah  dalam  pencatatan  sebaiknya  akun  disusun sedemikian  rupa  dan  diberi  nomor  kode,  agar  lebih  mudah  mencari  dan menempatkan akun kembali pada kolomnya. Kode  akun  adalah  pemberian  tanda/nomor  tertentu  dengan memakai angka, huruf atau kombinasi angka dan huruf pada setiap akun. Ada  beberapa  hal yang perlu diperhatikan dalam pemberian kode akun, antara lain :
1.     Kode akun dibuat secara sederhana dan mudah diingat
2.     Kode akun dalam penggunaannya harus konsisten
3.     Jika ada penambahan akun baru, usahakan jangan sampai mengubah kode yang sudah ada. 
Untuk memperjelas tentang pengkodean akun, berikut ini diberikan contoh sederhana bagaiaman memberikan kode pada sebuah akun:
1231  Peralatan Kantor.
Keterangan:
Angka 1    = menunjukkan kelompok akun, yakni kelompok AKTIVA
Angka 2    = menunjukkan golongan akun, yakni golongan Aktiva TETAP
Angka 3.1 = menunjukkan jenis aktiva tetap 

Pencatatan Transaksi ke Dalam Jurnal:
Setiap terjadi transaksi dalam perusahaan harus dicatat di dalam jurnal. Transaksi merupakan peristiwa bisnis yang mengakibatkan perubahan pada harta utang dana tau modal perusahaan. Transaksi dibedakan menjadi dua, yakni transaksi internal dan transaksi ekternal. Transaksi internal adalah transaksi yang terjadi dalam perusahaan yang hanya melibatkan pada pihak intern perusahaan. Contoh transaksi intern adalah: pemakaian perlengkapan kantor, penyusutan aktiva tetap dan lain sebagainya. Bukti transaksinya berupa Bukti Kas Masuk (BKM), Bukti Kas Keluar (BKK) dan memo.
Sedangkan transaksi eksternal yaitu transaksi keuangan yang terjadi di perusahaan dengan pihak luar perusahaan, seperti pembelian barang, pembayaran utang, penerimaan piutang, dan lain sebagainya. Dokumen transaksi yang digunakan diantaranya faktur, nota kontan, kuitansi, check, bilyet giro dan lain sebagainya.
Untuk memberikan gambaran yang lebih jelas, berikut ini diberikan contoh sederhana, bagaimana transaksi dicatat di dalam jurnal:
UD Maju Bangun adalah perusahan yang bergerak dalam bidang penjualan barang dagangan. Berikut ini transaksi yang terjadi dalam bulan Mei 2020:
1.   Tanggal 2 Mei 2020: diterima pelunasan piutang dari langganan sebesar Rp 3.000.000,- dengan potongan 5%.
2.   Tanggal 5 Mei 2020: dibeli peralatan kantor dengan harga Rp 5.600.000,-. Untik hal tersebut baru dibayar Rp 2.000.000,- sisanya kemudian.
3.  Tanggal 10 Mei 2020: Dijual barang dagangan kepada langganan dengan harga Rp 4.750.000,- dengan syarat 5/10, n/30.
4.   Tanggal 17 Mei 2020: Dibayar angsuran utang bank dengan rincian pokok utang Rp 1.500.000,- dan bunga bank Rp 250.000,-
5.   Tanggal 21 Mei 2020: Dibayar beban listrik dan air untuk bulan lalu sebesar Rp 680.000,-
Dari data tersebut buatlah analisis data transaksi dan pencatatan dalam jurnal!
Jawab:
Analisis data transaksi tanggal 2 Mei 2020: terjadi penambahan aseet (kas) sebesar Rp 2.850.000,-, pengurangan kas Rp 150.000,- dan pengurangan asset (piutang) sebesar Rp 3.000.000,-.
Jurnal trasnaksi yang harus dibuat adalah:
TGL
KETERANGAN
Ref
DEBET
KREDIT
02 Mei 2020
Kas
Potongan Penjualan
          Piutang dagang
(Penerimaan Pelunasan Piutang)

Rp 2.850.000,-
150.000,-
-
-
-
Rp  3.000.000,-

Analisis data transaksi tanggal 05 Mei 2020: terjadi penambahan aseet (Peralatan kantor) sebesar Rp 5.600.000,-, pengurangan asset (kas) sebesar  Rp 2.000.000,- dan penambahan utang  sebesar Rp 3.600.000,-. 
Jurnal trasnaksi yang harus dibuat adalah:
TGL
KETERANGAN
Ref
DEBET
KREDIT
05 Mei 2020
Peralatan Kantor
          Kas
          Utang dagang
(Pembelian Peralatan kantor)

Rp 5.600.000,-
-
-
-
Rp  2.000.000,-
3.600.000,-

Analisis data transaksi tanggal 10 Mei 2020: terjadi penambahan aseet (Piutang) sebesar Rp 4.750.000,-,dan penambahan pendapatan (Penjualan) sebesar Rp 4.750.000,-.
Jurnal trasnaksi yang harus dibuat adalah:
TGL
KETERANGAN
Ref
DEBET
KREDIT
10 Mei 2020
Piutang Dagang
          Penjualan
(Penjualan barang scr kredit)

Rp 4.750.000,-
-
-
Rp  4.750.000,-

Analisis data transaksi tanggal 17 Mei 2020: terjadi pengurangan aseet (kas) sebesar Rp 1.750.000,-, pengurangan utang sebesar Rp 1.500.000,- dan penambahan beban (beban bunga) sebesar Rp 250.000,-.
Jurnal trasnaksi yang harus dibuat adalah:
TGL
KETERANGAN
Ref
DEBET
KREDIT
17 Mei 2020
Utang Bank
Beban Bunga
          Kas
(Pembayaran Angsuran Bank)

Rp 1.500.000,-
250.000,-
-
-
-
Rp  1.750.000,-

Analisis data transaksi tanggal 21 Mei 2020: terjadi pengurangan aseet (kas) sebesar Rp 680.000,-, dan pengurangan utang (Utang beban) sebesar Rp 680.000,-.
Jurnal trasnaksi yang harus dibuat adalah:
TGL
KETERANGAN
Ref
DEBET
KREDIT
21 Mei 2020
Utang Beban
          Kas
(Pembayaran utang beban)

Rp 680.000,-
-
-
Rp  680.000,-

Sangat mudah bukan???
Selamat belajar…semoga sukses!!!!

Referensi:
Rudianto. Pengantar Akuntansi (2008). Penerbit Erlangga
Achmad Tjahjono. Sulastiningsih. Akt Pengantar. Pendekatan Terpadu (2003). Penerbit UPP AMP YKPN
S. Munawir. Akuntansi Keuangan dan manajemen. (2002). penerbit: BPFE UGM
Henry Simamora. Akuntansi Basis Pengambilan Keputusan. Jilid i (2000). Penerbit salemba Empat
Slamet Sugiri, Sumiyana. Akuntansi Keuangan Menengah. Buku 1 (2005). Penerbit UPP AMP YKPN

Related Post:
  1. Analisis Dokumen Trasnaksi
  2. Pendapatan Diterima Dimuka
  3. Biaya Dibayar Dimuka
  4. Dokumen Transaksi: Dasar Pencatatan Transaksi
  5. Jurnal Penyesuaian
  6. Mencatat Transaksi Dalam Jurnal
  7. Memahami Buku Besar

2 komentar:

  1. Terima kasih infonya pak sangat berguna,
    Kalau boleh tau referensinya dari buku apa ya pak?

    BalasHapus
    Balasan
    1. terima kasih atas masukannya: Pengantar Akuntansi, karya rudianto. penerbit erlangga. Akuntansi Bais Pengambilan Keputusan bisnis Jilid I, karya Henry Simamora Penerbit Salemba Empat

      Hapus

Psikologi

Membentuk Sikap Rendah Hati

Oleh: Winarto Sikap rendah hati merupakan sikap pembentuk karakter manusia yang sifatnya sangat terpuji, Sikap ini pada dasarnya merupakan ...